Wednesday, October 19, 2016

DEMI PENDIDIKAN, JOKOWI TEKANKAN PERENCANAAN KELUARGA

Demi Pendidikan, Jokowi Tekankan Perencanaan Keluarga

 TIMESINDONESIA, JAKARTA – Presiden RI, Joko Widodo menegaskan jika masyarakat Indonesia harus mementingkan kualitas pendidikan demi memenangkan persaingan antarnegara. Untuk itu, presiden menekankan pentingnya perencanaan matang di level keluarga.


"Keluarga yang direncanakan, apakah pingin anaknya satu silahkan. Apakah ingin anaknya dua silahkan. Tapi yang paling penting adalah direncanakan dengan baik," tuturnya saat meninjau program Keluarga Berencana (KB) Nasional di Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul, Senin (10/10/2016) siang.
Presiden mengakui jika perawatan dan pendidikan anak membutuhkan biaya yang tidak sedikit, juga jumlahnya terus meningkat. Namun ia menegaskan jika generasi penerus bangsa ini tak bisa hanya berhenti di level sekolah dasar.


"Tidak mungkin dan tidak boleh anak- anak kita berhenti di SD, berhenti di SMP. Harus terus bersekolah karena dengan bersekolah, dengan memiliki pendidikan itulah nanti bisa bersaing dengan negara-negara yang lain," tegasnya.


Selain itu, presiden juga menekankan pentingnya gizi untuk anak-anak, apapun sumbernya. "Makan tahu itu sumber protein, makan tempe, makan ikan, makan daging, makan telor, itu semua sumber protein, selain juga sayur sayuran jangan dilupakan," imbuhnya.


Menurut presiden, pendidikan anak-anak harus merencanakan sejak awal, jangan sampai berhenti hanya di level SD kemudian didorong bekerja."Hati hati jangan sampai berpikir seperti itu, kalau tidak sampai SMP berhenti dan bekerja, juga tidak boleh," pungkasnya.