Karolin: Pendidikan Anak Usia Dini Modal Dasar Kembangkan Diri
LANDAK - Anggota DPR RI Dapil Kalbar, dr Karolin
Margret Natasa mengatakan, pendidikan anak di usia dini dinilai sangat
penting dalam rangka mempersiapkan memasuki pendidikan lebih lanjut.
Karena itu akan sangat berpengaruh dalam mengembangkan kemampuan gerak (psikomotorik), dan kecerdasan (Intelegensi) serta karakter (afektif) anak sesuai tumbuh kembangnya.
Hal tersbut disampaikan Karolin yang juga Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik Republik Indonesia saat mengikuti acara peletakan batu pertama pembangunan gedung PAUD
Santo Yosef Jelimpo padaKegiatan tersebut diawali dengan Ibadat sabda yang di Pimpin oleh Pastor Yordanus Herman Ahie OFM Cap, dihadiri oleh Asisten III Setda Landak, Anggota DPRD Landak, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat serta Masyarakat Kecamatan Jelimpo.
"Pendidikan anak usia dini merupakan modal dasar bagi anak-anak kita, untuk mengembangkan diri dalam berinteraksi dan bersosialisasi. Baik terhadap teman-temannya, maupun lingkungan sekitarnya". ujar Karolin yang juga Calon Bupati Landak ini.
Selain itu Karolin memberikan gambaran pengalamannya, yakni terhadap perbedaan prilaku dan sikap dua orang anaknya saat menempuh pendidikan. Ia melihat bagaimana perbedaan sikap kedua anaknya, dilihat dari pendidikan yang ditempuh.
"Anak pertama saya, saya sekolahkan pada usia 5 tahun masuk TK. Sedangkan yang bungsu, saya masukan ke Preschool pada usia 1 tahun lebih. Ketika dia mulai berjalan, saya mengamati bahwa ada perbedaan sikap dan prilaku diantara keduanya," jelas Karolin.
Dimana anak yang pertama itu pemalu, dan kurang suka berinteraksi dengan yang lainnya. Sedangkan anaknya yang bungsu, lebih aktif dan tidak pemalu seperti abangnya.
"Saya menyimpulkan bahwa, pendidikan si bungsu yang dimulai sejak dini memberikan dampak yang luar biasa bagi tumbuh kembangnya." ungkap Putri Pertama Gubernur Kalimantan Barat ini.
Sementara itu Penjabat Bupati Landak yang diwakili oleh Asisten III, Bernadus berharap, dengan dibangunnya Gedung PAUD ini akan memberikan kesempatan bagi anak-anak usia 2 - 5 tahun di Kecamatan Jelimpo.
Karena itu akan sangat berpengaruh dalam mengembangkan kemampuan gerak (psikomotorik), dan kecerdasan (Intelegensi) serta karakter (afektif) anak sesuai tumbuh kembangnya.
Hal tersbut disampaikan Karolin yang juga Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik Republik Indonesia saat mengikuti acara peletakan batu pertama pembangunan gedung PAUD
Santo Yosef Jelimpo padaKegiatan tersebut diawali dengan Ibadat sabda yang di Pimpin oleh Pastor Yordanus Herman Ahie OFM Cap, dihadiri oleh Asisten III Setda Landak, Anggota DPRD Landak, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat serta Masyarakat Kecamatan Jelimpo.
"Pendidikan anak usia dini merupakan modal dasar bagi anak-anak kita, untuk mengembangkan diri dalam berinteraksi dan bersosialisasi. Baik terhadap teman-temannya, maupun lingkungan sekitarnya". ujar Karolin yang juga Calon Bupati Landak ini.
Selain itu Karolin memberikan gambaran pengalamannya, yakni terhadap perbedaan prilaku dan sikap dua orang anaknya saat menempuh pendidikan. Ia melihat bagaimana perbedaan sikap kedua anaknya, dilihat dari pendidikan yang ditempuh.
"Anak pertama saya, saya sekolahkan pada usia 5 tahun masuk TK. Sedangkan yang bungsu, saya masukan ke Preschool pada usia 1 tahun lebih. Ketika dia mulai berjalan, saya mengamati bahwa ada perbedaan sikap dan prilaku diantara keduanya," jelas Karolin.
Dimana anak yang pertama itu pemalu, dan kurang suka berinteraksi dengan yang lainnya. Sedangkan anaknya yang bungsu, lebih aktif dan tidak pemalu seperti abangnya.
"Saya menyimpulkan bahwa, pendidikan si bungsu yang dimulai sejak dini memberikan dampak yang luar biasa bagi tumbuh kembangnya." ungkap Putri Pertama Gubernur Kalimantan Barat ini.
Sementara itu Penjabat Bupati Landak yang diwakili oleh Asisten III, Bernadus berharap, dengan dibangunnya Gedung PAUD ini akan memberikan kesempatan bagi anak-anak usia 2 - 5 tahun di Kecamatan Jelimpo.
Untuk
mendapat pendidikan, dalam rangka mempersiapkan mereka masuk pada
tingkat selanjutnya. "Serta mengharapkan partisipasi aktif dari
masyarakat, untuk turut serta mendukung, menjaga dan memelihara Gedung
dan fasilitas penunjang pendidikan yang diberikan," harapnya
